6 Cara Mengatasi Diare Pada Anak

Sedang mencari cara mengatasi diare pada anak? Ketahuilah ada beberapa hal yang jadi penyebab diare pada anak, umumnya karena bakteri dan virus. Anak-anak usia balita biasanya sering terpapar diare, penyebabnya karena gaya hidup yang kurang bersih, penyajian makanan yang tidak higienis, dan bisa juga karena lingkungan hidup yang kotor dan dekat dengan sarang tikus atau selokan kotor.

Diare tidak termasuk penyakit yang sangat berbahaya, namun harus selalu diwaspadai karena bisa sebabkan dehidrasi dan malnutrisi. Kondisi itulah yang kemudian akan membahayakan si anak. Oleh sebab itu ketahui  6 cara mengatasi diare pada anak, seperti yang dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Baca Juga : 7+ Cara Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

6 Cara Mengatasi Diare Pada Anak

Cara Mengatasi Diare Pada Anak

Apa saja? Simak di bawah ini:

1. Rehidrasi Anak

Hal pertama yang harus dilakukan saat anak mengalami diare adalah rehidrasi segera. Sebab anak mengeluarkan banyak sekali cairan saat diare, rentan dehidrasi.

Waspada jika saat diare anak malah malas minum, sebab itu tanda-tanda ia sudah dehidrasi berat. Anak bisa diberikan air putih biasa, air tajin (air yang didapatkan dari beras yang sedang dimasak) juga tak apa.

Juga bisa memberikan oralit sesuai dosis yang dianjurkan. Jangan berikan minuman lainnya kecuali mendapatkan izin dari dokter spesialis anak, ya!

2. Berikanlah ASI

Jika anak masih usia ASI, maka cara mengatasi diare pada anak lainnya adalah dengan menyusuinya. Yang paling penting saat anak diare adalah selalu mendapatkan asupan cairan yang cukup, supaya ia tidak dehidrasi.

Jadi, walaupun anak malas minum dan bahkan menunjukkan gejala akan muntah, tetap berusaha untuk masukkan beberapa teguk minuman sesering mungkin. ASI mengandung efek proteksi untuk diare, adanya  kandungan laktosa dalam ASI tidak akan memperparah diare anak.

3. Memberikan Nutrisi yang Anak Butuhkan

Ketika si kecil diare, maka bisa jadi ia akan mual-mual dan muntah beberapa kali, maka karena itu lebih  bagus memberikan makanan dalam porsi kecil namun sering.

Baca Juga : Metode Cara Menghafal Cepat dan Menarik untuk Anak-Anak

Sehingga bisa lebih mudah diterima tubuh dan dicerna dengan cepat, sehingga kebutuhan nutrisi anak bisa terpenuhi walau ia susah makan.

4. Berikan Makanan dengan Energi Tinggi

Selanjutnya, orangtua bisa memberikan makanan dengan kandungan energi tinggi untuk si kecil. Khususnya setelah diare anak mereda, sebab anak harus mengejar kekurangan nutrisinya yang hilang saat sakit kemarin.

Dengan memberikan makanan yang penuh energi, maka pertumbuhan si kecil tidak akan terganggu.

5. Berikan Antibiotik

Untuk cara mengatasi diare berikutnya adalah dengan memberikan antibiotik, sesuai anjuran dokter. Umumnya DSA akan memberikan resep antibiotik ini jika diare disebabkan oleh serangan bakteri atau parasit jenis tertentu.

Bisa juga dengan mengonsumsi probiotik (baik itu dalam bentuk tablet atau kapsul), di mana isinya adalah bakteri baik yang bisa membantu mengurangi keparahan gejala diare. Jangan berikan obat yang memperlambat BAS pada anak.

6. Lakukan Perawatan Intensif di RS

Apabila tanda-tanda diare anak sudah akut dan makin parah, baiknya segera bawa ke rumah sakit dengan segera. Sehingga bisa dilakukan perawatan medis yang sesuai dengan kebutuhan anak, perawatan awalnya si kecil akan diberikan cairan infus untuk menjaga cairan tubuhnya.

Baca Juga : Ide Hadiah untuk Anak yang Berprestasi

Itulah dia beberapa macam cara mengatasi diare pada anak, melakukan perawatan yang tepat akan membantu anak untuk kembali pulih seperti sediakala. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan anak dan lingkungan, untuk menghindari terjadinya diare kembali pada anak.

Tinggalkan komentar