Diskusi Santai Tentang Smart City Kota Serang

membangun smart city, dengan pemenfaatan teknologi informasi

Menurut Pratama (2014), Smart city (kota cerdas) merupakan suatu konsep pengembangan dari penerapan suatu konsep dan implementasi teknologi yang diterapkan untuk suatu wilayah, khususnya perkotaan sebagai sebuah interaksi yang kompleks diantara berbagai sistem yang ada didalamnya.

Kalau membahas tentang “Smart City alias Kota Cerdas” tidak jauh-jauh dari yang namanya perkembangan sebuah kota. Sebagai negara yang sedang berkembang pesat, kota-kota di Indonesia ikut andil peran dari menerapkan konsep kota cerdas, seakan tak mau hilang darimu kalah dengan negara-negara lain. Sebut saja kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar sudah menerapkan konsep ini. Konsep Smart City dinilai mampu untuk mengatasi permasalahan yang ada dikota tersebut seperti pelayanan publik, kemacetan, pengelolaan sumber daya manusia dan masih banyak lagi. Dalam penerapan konsep ini, pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memegang peranan yang cukup vital karena sebuah smart city indonesia selalu mengedepankan tatanan kota yang mempermudahkan setiap aktifitas warganya.

Saya punya sedikit cerita tentang keingginan membangun konsep kota cerdas di Kota Serang, Banten dengan mengandalkan kemajuan TIK yang ada dan sumber daya manusia yang dimiliki. Cerita ini dimulai ketika saya dalam masa-masa bimbingan tugas akhir kuliah atau yang biasa disebut skripsweet *sengaja saya rubah agar tak terkesan horror*.

Selepas selesai bimbingan, saya bertemu dan ngobrol-ngobrol handsome dengan Dekan Fakultas tempat saya menimba ilmu mengenai Teknologi Informasi,

“Assalammuallaikum Win, gimana kabarnya?” Tanya beliau

“Wa’alaikumsalam pak, alhamdulillah sehat pak”

“Sudah sampai BAB berapa skripsinya? Bisa keruangan saya sebentar?” Seraya mengajak ke ruangannya.

“Bisa pak, yah baru BAB 2 pak, masih revisi terus di kerangka berfikir pak” jawabku tanpa menaruh rasa curiga.

“Wah hebat kamu, lebih cepat dari yang lain. Padahal yang lain masih ada yang muter-muter di proposal” sambil mempersilakan duduk.

Nahhh, mulai disitulah saya merasakan akan ada sesi mata kuliah tambahan diluar SKS mahasiswa semester 8. Oh iya, sampai lupa memperkenalkan Dosen sekaligus Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Serang Raya (UNSERA). Beliau adalah Dr. Iksal, M.T, namun kami biasa memanggil beliau dengan panggilan sederhana yaitu pak Iksal. Terlepas dari gelar S3 yang beliau peroleh di kampus ITB Bandung, Pak Iksal adalah tipe orang yang bersahaja dan mudah dekat dengan mahasiswa seperti saya ini.

“Jadi gini win, langsung to the point saja yah. Hari minggu kemarin, saya study banding ke Bandung Command Center (BCC) di Balai Kota Bandung. Dan sepertinya Bandung sedang gencar-gencarnya membangun kota dengan Smart City, saya jadi punya keingginan juga menjadikan kota Serang salah satu Smart City di Indonesia. Coba kamu liat tiap ibukota provinsi di Indonesia, sudah banyak kota yang menerapkan konsep itu seperti Bandung, Surabaya, Jakarta, Makassar. Nah, Serang kapan win?” Ujar beliau.

Bandung Comand center, bandung smart city
Sumber : fokusjabar.com ; prfmnews.com ; metrotvnews.com ; helloworld.id ;

“Duh,, kapan yah pak? saya mah boro-boro mikir kesitu pak, mikirin skripsi aja sudah pusing.” Jawab saya dengan sedikit perasaan bersalah karena jawab pertanyaan dengan pertanyaan lagi. Kebayang kali, lagi asik-asik nyimak penjelasan ada pertanyaan kejutan ini namanya Awkward Moment.

“Hahaha *beliau tertawa lepas* nikmati saja prosesnya win, biar bisa dijadikan bahan cerita ke anak cucu kamu nanti. Sebenarnya saya ngajak kamu ngobrol disini mau minta bantuan kamu loh win.” Pembicaraan mulai serius.

“Bantuan apa pak? Selama saya bisa bantu, saya siap pak” jawaban pencitraan seorang mahasiswa yang mengharap nilai bagus pada dosennya dan sedang mencoba menetralisir kesalahan sebelumnya.

“Kamu kan tahu beberapa teman kamu masih tertinggal, ada yang masih proposal skripsi bahkan masih ada yang bingung cari judul. Bisa ga kita arahkan mereka untuk membuat sebuah sistem yang mengarah ke konsep Smart City?”

Sejujurnya saya mendukung sekali gagasan beliau, mengingat kualitas dari tugas akhir sekarang hanya berlandaskan “yang penting jadi” atau “yang penting lulus“. Kalau dilihat-lihat dari hasil skripsweet di perpustakaan kampus UNSERA, judul-judulnya memang tidak berbeda jauh dan saya cukup yakin sepertinya memang tidak ada pengembangan lebih lanjut setelah skripsi itu selesai.

“Baik pak, saya coba diskusikan dengan teman-teman dulu. Tapi kalo boleh tahu nanti mereka akan diarahkan seperti apa yah pak? Mohon dijelaskan lebih detailnya pak, biar saya enak jelasin ke mereka, pak”

“Jadi gini win, mereka nanti akan diarahkan pada perancangan sistem terpadu yang fungsinya mengelola data-data yang ada di Serang. Dan nantinya teman-teman kamu akan membuat sebuah sistem yang saling berintegrasi satu sama lainnya. Dari mulai level pemeritah sampai level masyrakat.” Ujar beliau

*Saya hanya mengangguk-anggukan kepala yang artinya mengerti*

Lanjut pak Iksal “Nah kita liat Jakarta, Bandung, Surabaya dan kota-kota lain. Mereka sudah bisa memanfaatkan Teknologi Informasi yang mereka miliki semaksimal mungkin, sistem-sistem yang mereka miliki sudah saling terintegrasi satu dengan yang lain. Saya ambil contoh satu aplikasi namanya aplikasi “QLUE” yang dimiliki oleh Jakarta, aplikasi Qlue yang berbasis android ini digunakan untuk menerima pengaduan langsung dari masyarakat baik masalah macet, banjir, sosial bahkan sampai ke pelaporan pelayanan publik. Masyarakat tidak perlu cape-cape ke balai kota untuk lapor, cukup download dan install aplikasinya langsung bisa lapor, coba kamu hitung nilai efesiensinya?”

*Saya hanya mengangguk-anggukan kepala kembali sambil mencerna kuliah tambahan dari Sang Dekan*

“Kalo yang saya lihat, sebenarnya Serang masih perlu banyak perbaikan dari mulai birokrasi pemerintahannya, kesadaran akan pendidikan sampai infrastruktur penunjang lainnya. Pertama-tama kita fokuskan pada perancangan sistem E-Government. Gimana menurut kamu win?”

Bagi yang belum tahu apa itu E-Government, saya akan coba jelaskan. Menurut laman Wikipedia, E-Government atau yang biasa disingkat E-Gov adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi masyarakat, urusan pengelolaan tata ruang dan masih banyak lagi hal yang berkenaan dengan pemerintahan. Dengan adanya penerapan E-Government diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, kenyamanan dan aksesibilitas yang lebih dari sebelumnya.

“Saya setuju pak, apa lagi bapak tahu sendiri bagaimana birokrasinya saat ini seperti pingpong dilempar kesana kemari. Tapi untuk bikin E-Government yang saling terintegrasi itu cukup sulit pak, apa lagi waktunya sudah mepet.”

E Government Serang smart city, kota serang dan unsera

“Tenang aja win, minggu lalu juga pihak UNSERA sudah bekerjasama dengan Kampus ITB. Jadi mereka siap bantu project ini.” Ungkap Pak Iksal

“Sebelumnya maaf nih pak, saya boleh sedikit saran tidak nih pak?”

“Silahkan,, saya amat sangat menghargai sebuah saran, apa lagi kalo saran itu mendukung kita untuk berkembang lebih baik lagi.”

“Kalo bisa yah pak, untuk mahasiswa semester 6 dan semester 4 diikutsertakan juga pak. Karena menurut saya, untuk semester 6, mahasiswa sudah harus tahu apa yang akan mereka kerjakan di tugas akhir mereka dan yang semester 4 minimal sudah punya bayangan nanti tugas akhirnya seperti apa. Jadinya kan ga akan ada lagi mahasiswa semester akhir yang masih cari judul apa lagi bingung mau bikin apa.”

“Saran yang brilliant, nanti saya diskusikan kembali dengan yang berwenang memutuskannya.”

“Kan kata bapak sendiri, namanya sebuah sistem itu harus berkembang secara berkelanjutan. Mungkin tahun ini masih berbasis desktop tapi jika dikembangkan tahun berikutnya bisa saja menjadi berbasis WEB ataupun Android syukur-syukur sudah support IOS.”

System Development Life Cycle, smart city kota serang

Tak terasa waktu menunjukan pukul 4 sore Waktu Bagian Kota Serang (WBKS). Entah kenapa waktu begitu cepat berlalu, saat kita sedang nyaman dengan sebuah keadaan.

“Pak, mohon maaf nih pak, saya pamit pulang dulu ada acara dirumah nanti malam pak.” Ujar ku dengan nada rendah.

“Oh iya tidak papa, maaf yah sudah ganggu waktunya win.” sambil berjabat tangan.

“Ga papa ko pak, saya yang harusnya berterima kasih bisa sharing dan dikasih kuliah tambahan sama bapak.”

“Jangan lupa yah bicarakan ke teman-temanmu, ini menyangkut akreditasi fakultas juga loh win.”

“Baik pak, nanti saya coba diskusikan, Assalammuallaikum.” mendengar kata menyangkut akreditasi kampus kenapa dada ini berdekup kencang, apakah ini yang namanya C I N T A.

“Wa’alaikumsalam” jawab pak Iksal dengan sederhana.

Dari diskusi saya dengan pak Iksal, saya dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki peranan penting dalam terbangunnya sebuah kota cerdas. Dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi secara maksimal disetiap lini kota, maka seluruh informasi akan dapat diakses dengan mudah, penataan kota lebih teratur dan pelayanan publik terkait birokrasi pun akan lebih instan dan transparan.

Jika sudah seperti itu, masyarakat pasti akan merasa senang, bangga dan nyaman bermukim di kota tersebut serta yang paling penting investor akan banyak berdatangan untuk berinvetasi alhasil lapangan kerja pun luas sehingga angka pengangguran turun. Kalo angka pengangguran turun, secara otomatis kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat. Karena tujuan dari konsep “Smart City” adalah membentuk suatu kota yang aman, nyaman dan memperkuat daya saing dalam segi ekonomi.

Harapan saya melalui postingan ini, semoga PemProv Banten dapat membaca cerita ini dan mengetahui kami para akademisi siap membantu Ibukota Provinsi Banten menjadi Kota Cerdas yang setara dengan Ibukota Provinsi lainnya. Dan semoga dengan konsep Kota Cerdas / Smart City ini bisa menyelesaikan berbagai masalah yang ada di kota Serang, baik ditingkat pemerintahan sampai ditingkat masyarakat.

Tulisan ini diikut sertakan dalam Blog Writing Competition PT. GAMATECHNO Indonesia selaku perusahaan pelopor smart city Indonesia

Blog Writing Competition Gamatechno

Sumber Pustaka :

Pratama, I Putu Agus Eka. 2014. “Smart City Beserta Cloud Computing dan Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya“. Informatika : Bandung.

Wikipedia, “Pemerintahan Elektronik“, Ensiklopedia Bebas, https://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintahan_elektronik (diakses 1 Februari 2017)

75 Comments

  1. Amir Mahmud
    5 Februari 2017

    Ternyata Kota Serang, tadi refleknya saya baca “Semarang”. Yang saya kenal dari Kota Serang itu ada UNTIRTA, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      kalo itu Universitas Negeri di Serang mas Amir,,, kalo Swastanya yah Universitas Serang Raya biasa disingkat UNSERA tapi khalayak ramai sering nyebutnya UNSERA

      Balas
  2. Amrudly
    5 Februari 2017

    Wahaha si dosen modusin mahasiswa hahaha 😀 Tapi bagus kok konsep smart city-nya 🙂

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      walahhhhhh mending modusin mahasiswi kali mas hihihi

      Balas
  3. ikrom
    5 Februari 2017

    sekarang memang sedang digalakkan penggunaan IT di pemerintahan. cuma masih perlu bnyk pembenahan baik dari sisi tenaga yg blm mumpuni di SKPD terkait, atau dr sarana yg blm siap. ide untuk mendayagunakan akademisi juga bagus mas. yg plg penting masyarakat bisa terlayani dengan baik.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      intinya sih mas,,, kalo mau membangun daerah,,, masyarakat nya juga harus mau membangun juga. Jangan hanya menyalahkan pemerintah saja

      Balas
  4. Dewi Nielsen
    6 Februari 2017

    Apakah ini yang dinamakan cinta? ceee…sayang kampus banget yak 🙂
    Semangat menjadikan kota cerdas buat kota Serang!

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      lebih tepatnya cinta Almamater hahahaha

      Ini lagi On Fire membantu pemerintahannya dalam PILGUB Banten hihihi

      Balas
  5. Fakhruddin
    6 Februari 2017

    Satu kalimat untuk kota yang akan menerapkan Smartcity : Harus ada kemauan politik yg keras dari Puncak Pimpinan Kota tersebut. Kota-kota yg sudah menerapkan smartcity dan berhasil rata-rata karena pimpinannya begitu tinggi kemauannya untuk meningkatkan pelayanan publik.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      Benar sekali mas Fakhruddin,,, semoga Pemda Serang dan Pemda-Pemda kota lainnya membaca opini dari Mas Fakhruddin ini

      Balas
  6. love from jogja
    6 Februari 2017

    betul-betul brilian mas…

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      ahhhh mba yuni bisa aja nih

      Balas
  7. artadhitive
    7 Februari 2017

    Bener banget ya mas dengan adanya teknologi sekarang ini seharusnya mendukung juga terciptanya smart city juga…
    Peranan TIK emang harus dimanfaatkan sebaik mungkin…

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      yappp terlebih lagi bangsa kita adalah bangsa yang tidak mau kalah bukan tidak mau mengalah hihihi

      pemanfaatan TIK ini harus mendapatkan sorotan khusus dari pemerintah jika ingin mengimplementasikan sebuah Smart City

      Balas
  8. Amanda Desty
    7 Februari 2017

    Di Banten juga sering macet banget juga ya kak kayak Jakarta?

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      hihihi biasanya sih macetnya karena lampu merah,,,, tapi dengan smartcity penataan lalu lintas bisa lebih mudah dan bisa mengurangi kemacetan di kota Serang

      Balas
  9. Ajen
    7 Februari 2017

    Wih serangg keren udah jadi smart City.. Aku sejujurnya masih agak bingung konsep smart city itu kaya gimana, dari tulisan inj jadi mengerti walau sedikit hehe.
    Doa yg sama kaya Irwin, semoga yang terbaik juga buat kota Serang dan para penghuninya..

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      7 Februari 2017

      Amin,, makasih Ka Ajen,,,,

      Balas
  10. usman
    7 Februari 2017

    Pemerintah harus selalu mendukung penuh dengan pembentukan smartcity agar masyarakat bisa dengan mudah melakukan akses ataupun aktivitas produktif mereka. Selain itu pelayanan pemerintah terhadap masyarakat pun semakin baik dan bisa cepat tanggap. Tidak ada lagi yang membuat KTP berbulan-bulan lamanya dan proses administrasi lainnya yang membutuhkan waktu yang sangat cepat untuk menyelesaikannya.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      9 Februari 2017

      kayanya dari hati banget nih komentarnya,,, tapi katanya sekarang KTP sudah seumur Hhidup jadi gak usah bolak balik pemda lgi hihihi

      Balas
  11. Lulu Khodijah
    7 Februari 2017

    Kereeen! Tapi sering banget kepikiran gimana mau jadi smart city yah kalo sinyal hp aja di suatu kota belum tentu yg pinggir kota dapet. Apalagi smart city :/

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      9 Februari 2017

      mba Lulu tinggal dimana ????

      Balas
  12. Sandi Iswahyudi
    7 Februari 2017

    keren kalau konsep smart city bisa diterapkan di kota saya. bisa lebih mudah dan efektif dalam banyak hal. sayangnya sampai sekrang, konsep ini masih belum diterapkan

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      9 Februari 2017

      perlu dukungan aktif juga mas, dari setiap lapisan masyarakat….

      itu sih pendapatku mas Sandi

      Balas
  13. Mia Fajarani
    7 Februari 2017

    Gagasan smart city hanya berlaku untuk kota sajakah? Bagaimana dengan kabupaten?

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      9 Februari 2017

      di Kabupaten juga bisa ko Mba Mia,, yang penting ada kemauan dari seluruh masyarakatnya untuk membangun Smart City.

      Balas
  14. Pertiwi Yuliana
    8 Februari 2017

    Aku juga pas awal bacanya Semarang wkwkwk ternyata Serang.

    INI DOSEN KOK BISAAN AJA SIH NGARAHINNYA? Ngambil kesempatan di tengah mahasiswa yang kebingungan cari judul dan mandek di proposal. Untung diarahinnya ke hal yang berfaedah.

    Btw, itu kenapa tulisan skipsweet-nya mesti warna gonjreng gitu, ya? Ngeledek apa gimana?

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      9 Februari 2017

      hahhaha ohh iya Tiwi kan lagi skripsweet yahhh,,,, hahhaa semoga cepat lulun and Nikah yah hihihihi

      kalo gak cerdas lihat situasi mah bukan Dosen namanya hihihi

      If You Know What I Mean

      Balas
  15. Pu
    8 Februari 2017

    Konsepnya menarik. Semoga kota kita bs jd smart city

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      9 Februari 2017

      Aminnnnnn

      Balas
  16. Jiah
    8 Februari 2017

    Smart city dibayanganku hanya ada di luar negeri. Dalam negeri jg bs asal kitanya mau mengubah byk hal. Serang semoga terealisasi

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      10 Februari 2017

      Amin mba Jiah,,, semoga bisa teralisasikan 100% di Kota Serang,,, dan Konsep Smart City Indonesia bukan hanya bayangan saja

      Balas
  17. Rinrin Rinjaniah
    8 Februari 2017

    Semangat, semoga Kota Serang bisa menerapkan smart city juga.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      10 Februari 2017

      Aminnn Ya Robbalallamin,,,, ini udah semangat 45 udah kaya mau melawan penjajah

      Balas
  18. Rindang
    8 Februari 2017

    Wah keren Mas Irwin bisa diajak diskusi dg tema berat oleh pak dekan. Lanjutkan rencananya Mas, tentunya setelah skripsi selesai. Hehe

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      10 Februari 2017

      terkadang otak ini memang harus diajak bahas yang berat dulu baru bisa muter hihihi

      Balas
  19. Adi Setiadi
    8 Februari 2017

    Kalau menurut saya smart city bakalan cepat terealisasi kalau warganya juga sudah jadi smart people hehe.. semoga tambahan maju ya Kota Serang. Mengikuti Kota Kota yang lainnya.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      10 Februari 2017

      setuju sekali sama mas Adi,,,, Untuk membangung Smart City haruslah Smart People,,, untuk membangun Smart Government juga perlu Smart People…

      nahhhh intinya sekarang bagaimana membentuk masyarakat menjadi Smart People,, bukan hanya bisa mengkritisi tapi juga memberi solusi

      Balas
  20. Tukang Jalan Jajan
    8 Februari 2017

    Pontianak juga sedang memulai konsep smart citynya. Mudah2 juga bisa berkembang dan berjalan mulus ya

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      10 Februari 2017

      Amin,,Semoga Serang dan Pontianak bisa Lancar Jaya mengembangkan kotanya hingga seperti kota kota yang sudah menerapkan Konsep “Smart City”

      Balas
  21. cumilebay
    9 Februari 2017

    Serang makin berkembang pesat yaaa, banyak perumahan baru dan mall2 bertumbuhan disana

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      10 Februari 2017

      Om tahu alasannya kenapa berkembang???? Karena Kota Serang tidak mau jalan ditempat

      Balas
  22. ririe khayan
    9 Februari 2017

    Wouwww, Serang menuju Smartcity juga. Saluuttt, semoga warganya juga semakin smart dalam segala bidang ya..

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      10 Februari 2017

      Terima kasih Mba Riri atas Supportnya dan doanya,,,,, semoga terkabul doa dari mba Ririe

      Balas
  23. Sie-thi Nurjanah
    10 Februari 2017

    semoga terwujud dan terlaksana dg baik kota Serang sebagai smart city beriring dg kota besar lainnya

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Februari 2017

      Amin mba,,, Semoga Kota Serang bisa mengikuti kota-kota lain yang sudah menerapkan konsep Smart City

      Balas
  24. Lendyagasshi
    10 Februari 2017

    Belum pernah ke Serang.
    Menarik sekali melihat makin bertumbuhnya kota-kota di Indonesia ini.

    ^^
    Smartcity is the smart concept.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Februari 2017

      Kota Serang tidak kalah loch mba sama kota-kota di luar negeri,, salah satu yang menarik adalah wisata religi Banten Lama

      Balas
  25. Erina
    10 Februari 2017

    Ihhh aku salah baca, aku bacanya semarang masa…
    Trus tadinya mau komen, mas irwin ke semarang ko nda bilang, etaunya….

    Hahahaa

    Konsep smartcitynya kereenn

    Dosennya lebih keren, ngarahinnya bisa banget. :3

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Februari 2017

      hahahaha 3 orang korban Semarang dan Serang ,, next time kalo ke Semarang, saya calling dech hihihi

      Dosen UNSERA gitu Lochhhh

      Balas
  26. Oky Maulana
    10 Februari 2017

    Wah, udah lama aku gak ke Serang, ternyata makin ciamik aja ya sekarang. Jadi kangen Serang.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Februari 2017

      Yuk Yukkk kopdar di Serang,,, jangan di jakarta melulu hihiihihi…

      loch ini bahas Smart City bukan Kopdar yah hihihi

      Balas
  27. Ikhalid Rizqy Al Raihan
    10 Februari 2017

    Konsep yang pintar…..semoga kota-kota di Indonesia bisa mengimplementasikannya. Amin

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Februari 2017

      Amin mas Ikhalid,,,, terima kasih sudah berkunjung di sela sela kesibukannya di Pesantren

      Balas
  28. MOTIVATOR INDONESIA
    10 Februari 2017

    Wah, jaya terus kota Serang

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Februari 2017

      Yoiii Akan Terus Berjayaaaaaaa Kota Serang

      Balas
  29. Farhandika Mursyid
    10 Februari 2017

    Akan sangat menarik jika memang seluruh kota besar di Indonesia mulai ikut menjalankan konsep Smart City. Jujur, aku juga berharap Jogja akan dijadikan seperti itu, meski akhir-akhir ini, sudah ada juga cara pengaduan secara resmi lewat grup Facebook atau forum Citizen Journalism.

    Sukses ya mas dengan rencana manisnya yang semua demi C I N T A

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Februari 2017

      hihihihi,,, Jogja kayanya sudah mulai menata konsep smart city, ,, yuk mari kita andil peran dalam pembangunan kota kota kita

      Balas
  30. Retno
    11 Februari 2017

    Butuh kerja sama semua pihak ya mas…. Semoga dimudahkan…

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Februari 2017

      Pastinya Mba Retno,,, tanpa adanya dukungan dari semua pihak mungkin hanya jadi sebuah wacana tanpa implementasi

      Balas
  31. Maya
    13 Februari 2017

    penggunaan IT di pemerintahan sudah sangat mendesak, baik kabupaten maupun kota, perlu peningkatan SDM untuk terwujudnya hal ini

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      13 Februari 2017

      Betul banget mba,, pemerintah harus bisa multi tasking dimana harus dapat membangun di segala bidang dengan waktu yang bersamaan

      Balas
  32. bena
    13 Februari 2017

    waaah. smart city sudah melebar. syukurlah. jadi semuanya bisa merasakan mudahnya smart city.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      14 Februari 2017

      Amin,, semoga semua kota di Indonesia bisa menjadi smart city Indonesia

      Balas
  33. Ratu Sya
    16 Februari 2017

    konsep yang bagus semoga bisa ddiimplementasikan diseluruh kota di Indonesia dgn tanggapan yang bagus juga dari masyarakat ya

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      18 Februari 2017

      Amin,, semoga seluruh penghuni kota tersebut bisa berperan aktif dalam pembangunan konsep ini

      Balas
  34. Vika
    21 Februari 2017

    Wah kebetulan saya mau pindah k merak ni mas.. dan rencana kuliah disana.. Apakah ada perkuliahan yang bagus disana untuk sayav ehehhe makasi mas

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      22 Februari 2017

      lumayan mba,, banyak kampus negeri disini mba

      Balas
  35. Lyliana Thia
    26 Februari 2017

    Salam, mas Irwin…

    Semoga skripsinya sudah selesai ya 🙂
    eniwei… Just thinking klo semua serba E, kira2 backup data dalam bentuk kertas diperlukan juga kah?

    Semoga konsep smart city bisa segera diterapkan di Serang…

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      27 Februari 2017

      Konsep nya sudah sedikit demi sedikit berjalan Mba

      Balas
  36. Deddy Huang
    7 Maret 2017

    kalau terintegrasi dengan baik tentunya dapat membuat wisatawan juga bisa nyaman mendapatkan informasi.

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      11 Maret 2017

      betul banget koh,,, saya juga cukup kesulitan mendapatkan informasi mengenai spot wisata di Serang dan sekitarnya

      namun ada kalanya media sosial dengan akun Visit bla bla itu dapat membantu

      Balas
  37. Saat Santai
    23 April 2017

    Mantap mas idenya.. Salam kenal mas.
    Saya juga asli kota serang, namun saya sedang belajar di Magetan, Jawa Timur.

    Saya pun punya keinganan untuk membangun kota kelahiran saya. 🙂

    Balas
    1. Irwin Andriyanto
      25 April 2017

      Yuk, mari kita bangun kota jawara lebih jawara daripada kota kota lain….

      Balas
  38. Beautyasti1
    7 Juni 2017

    Pak iksal nya rendah hati ya .. Mau untuk berbagi pendapat. Pertama di masyarakat nya dulu, harus terima segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi dan hal baru. Tapi serang masyarakatnya bagaimana ya.. Semoga saja bisa jadi smart city yayy

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *