Kelebihan Printer Infus Dibandingkan Printer Model Lama, Jauh Lebih Praktis!

Meskipun saat ini perkembangan dunia sudah semakin mengarah ke industri digital, dokumen dan media cetak tetap memiliki peran penting baik dalam dunia bisnis, akademis maupun penggunaan pribadi.

Coba kita pikirkan, saat ini–siapa sih yang butuh foto fisik atau foto jenis cetak kalau sudah ada media sosial seperti Facebook dan Instagram? Memang terkesan jauh lebih mudah dan simple, akan tetapi berbagai aplikasi tersebut tidak begitu memiliki prinsip manajemen penyimpanan yang baik.

Kalau kita mau melihat foto atau gambar yang sudah diupload selama bertahun-tahun, kita harus melakukan scroll cukup jauh ke bawah. Repot juga, bukan?

Maka dari itu, kita memang akan selalu membutuhkan printer. Mau seberapa canggih aplikasi berbasis cloud atau penyimpanan, kehadiran teknologi digital tidak akan pernah benar-benar sepenuhnya menggantikan 100% dokumen fisik yang bisa dicetak.

Kelebihan Printer Infus Dibandingkan Printer Model Lama

Apalagi, dengan menyimpan dokumen fisik, kita tidak akan membutuhkan listrik. Kita masih bisa membaca dokumen fisik di dalam pesawat ketika melakukan penerbangan lho, tanpa harus khawatir tentang sisa berapa persen lagi daya baterai di hp.

Selain itu, kita juga dapat menyentuh dan melihat langsung foto atau gambar fisik tersebut, bahkan kita juga dapat mencoret-coretnya dengan bolpoin.

Dan juga, saat ini printer sudah lebih canggih dibandingkan printer model lama. Orang-orang menyebutnya printer infus atau printer ink tank. Nah, apa saja sih kelebihan dari printer infus ini? Yuk kita simak bersama di bawah.

1. ink absorber bisa dilepas pasang sendiri

Kebanyakan orang malas memiliki printer sendiri di rumah karena perawatan dan penggantian suku cadangnya cukup kompleks. Tapi berbeda kasusnya dengan printer infus. Maintenance cartridge/ink absorber pada printer infus berguna untuk menampung sisa tinta yang sudah terbuang selama printhead cleaning. Ketika maintenance cartridge/ink absorber mencapai masa pakainya, maka harus segera diganti.

Untuk mengganti suku cadang ink absorber ini, umumnya kita perlu mengunjungi after-sale service atau pelayanan purna jual. Sedangkan untuk printer infus dari Canon, cukup memberikan kemudahan bagi pembelinya, di mana kita dapat menggantinya sendiri tanpa harus mengunjungi tempat service. Tentu kemudahan ini membuat printer infus menjadi lebih praktis untuk digunakan.

2. Printer infus juga sudah anti tumpah

Proses pengisian tinta atau refill tinta juga sudah lebih mudah dengan adanya printer infus. Yup, printer infus saat ini sudah spill-free, di mana pemiliknya akan merasakan proses yang sangat mudah saat mengisi tinta. Pasalnya, wadah tinta akan menutup otomatis ketika sudah mendeteksi tangki tinta telah terisi penuh. Bye bye tinta tumpah yang messy ke mana-mana!

3. Biaya operasional printer infus lebih hemat

Nah, ini juga adalah mitos yang masih terjadi di banyak kalangan. Soalnya, banyak orang yang menganggap harga printer infus alias ink tank jauh lebih tinggi daripada printer konvensional lainnya (seperti printer inkjet). Tipsnya, jangan hanya menilai dari harga printer dan tintanya saja.

Kita juga perlu mengetahui seberapa sering sih kita akan melakukan print, scan dan copy setiap bulannya serta kebiasaan mencetak lainnya. Kalau-kalau memang kita membutuhkan pencetakan dalam jumlah banyak, printer infus adalah model printer yang cocok karena harga tintanya yang lebih terjangkau dibandingkan printer inkjet.

Kesimpulannya….

Harga beli printer infus memang lebih mahal daripada printer inkjet. Hanya saja, apabila kita hitung dari harga beli printer termasuk biaya operasionalnya, hasil akhirnya akan menunjukkan bahwa printer infus jauh lebih murah daripada printer lainnya. Jadi, kalau kamu sedang mencari jenis printer yang lebih ekonomis dan tidak repot dalam perawatannya, lebih baik untuk memilih printer infus sebagai investasi jangka panjang dengan berbagai kelebihan.

Tinggalkan komentar