Pedoman Perancangan Flowchart – Pada postingan ini, kita akan membahas pedoman dalam perancangan flowchart/Bagan Alir. Setelah sebelumnya kita mempelajari flowchart dan simbolnya selanjutnya kita bahas pedomannya agar tidak salah dalam perancangan flowchart. Sebelumnya saya jelaskan dahulu apa itu pedoman. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), pedoman adalah kumpulan ketentuan dasar yang memberi arah bagaimana sesuatu harus dilakukan. Atau dapat diartikan sebagai hal pokok yang menjadi dasar pegangan, petunjuk dan sebagainya untuk menentukan atau melaksanakan sesuatu. Dari pengertian pedoman tersebut kita dapat mengetahui apa sebenarnya pedoman dan apa tujuan dari adanya pedoman itu sendiri.

Kaidah Perancangan Flowchart (Bagan Alir)

Dalam perancangan flowchart sebenarnya tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak (pasti). Hal ini didasari oleh flowchart (bagan alir) adalah sebuah gambaran dari hasil pemikiran dalam menganalisa suatu permasalahan dalam komputer. Karena setiap analisa akan menghasilkan hasil yang bervariasi antara satu dan lainnya. Kendati begitu secara garis besar setiap perancangan flowchart selalu terdiri dari tiga bagian, yaitu input, proses dan output.

Input Proses Algoritma Output Flowchart

Sumber : ritterit-infosystems.wikispaces.com

Artikel lain : Struktur Dasar Algoritma

Dalam perancangannya, flowchart digambarkan sebagai step-step (langkah-langkah) alur program dalam mengolah data. Yang mempunyai urutan dasar sebagai berikut :

  1. Start : berisi tentang instruksi untuk mempersiapkan apa saja yang diperlukan dalam pengolahan data.
  2. Read : berisi tentang instruksi untuk membaca data yang sudah diinputkan oleh user atau yang sudah dideklarasikan.
  3. Process : berisi instruksi yang berkaitan dengan pengolahan data.
  4. Write : berisi tentang instruksi untuk rekam hasil akhir dari proses.
  5. End : berisi instruksi untuk mengakhiri program pengolahan data.

Pedoman Perancangan Flowchart

Setelah kita mengetahui kaidah-kaidah dalam perancangan bagan alir. Lanjut kita ke aturan-aturan dasar atau pedoman dalam perancangannya. Pedoman ini dirancang agar setiap flowchart mempunyai keselarasan, contoh si A merancang flowchart tanpa pedoman lalu si B melihat rancangan tersebut. Pertanyaannya apakah si B akan cepat mengerti? Nah disinilah perlunya sebuah pedoman agar setiap perancangan terarah dan seragam. Simak baik-baik pedoman berikut ini:

    1. Flowchart (Bagan Alir) disarankan digambarkan dari atas ke bawah dan mulai dari bagian kiri dalam suatu halaman.
    2. Instruksi dalam flowchart harus jelas.
    3. Flowchart harus menunjukan darimana instruksi dimulai dan dimana instruksi berakhir.
    4. Setiap instruksi pada bagan alir disarankan menggunakan kata yang mewakili suatu pekerjaan, contoh : “Baca” Nama_siswa ; “Cetak” Total_Gaji.
    5. Urutan instruksi-instruksi pada flowchart harus benar.
    6. Gunakanlah simbol-simbol flowchart yang sudah distandarkan.

Dari poin-poin diatas, kita bisa mengetahui meskipun tidak ada aturan yang mutlak dalam perancangan sebuah flowchart tetapi dengan adanya sebuah pedoman dalam penyusunannya sebuah flowchart dapat terlihat lebih terstruktur dan jelas. Sekian pelajaran hari ini, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Jika ada salah teori mohon dikoreksi dan jika ada salah kata mohon dimaklumi. Stay on Code and Keep love Programming !!

Wasallam,

Sumber :

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pedoman. http://kbbi.web.id/pedoman [diakses 12 Desember 2016]

Subscribe To MasIrwin Blog Newsletter

Yuk gabung dalam Subscriber Masirwin Blog, Dapatkan info lomba blog terbaru dan terupdate serta artikel menarik lainnya, hanya di Masirwin Blog.

You have Successfully Subscribed!