Gelar Magister Manajemen umumnya ditulis M.M. dan ditempatkan setelah nama. Namun, pembaca juga sering menemukan bentuk MM tanpa tanda titik, terutama ketika melihat nama program di situs perguruan tinggi.
Keduanya memiliki konteks berbeda. MM dapat digunakan sebagai singkatan Program Magister Manajemen, sedangkan M.M. digunakan sebagai bentuk gelar akademik. Perbedaan ini penting saat gelar akan dicantumkan pada CV, biodata, profil profesional, atau dokumen formal.
Gelar Magister Manajemen Apa?
Gelar Magister Manajemen umumnya ditulis M.M., singkatan dari Magister Manajemen, dan ditempatkan setelah nama pemilik gelar. Bentuk ini digunakan oleh berbagai Program Studi Magister Manajemen di Indonesia, tetapi gelar seseorang tetap mengikuti nomenklatur yang diberikan perguruan tinggi.
Penggunaan M.M. dapat ditemukan pada informasi beberapa kampus, termasuk Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Sebelas Maret.

Artinya, kata “manajemen” pada nama program belum cukup untuk menentukan gelar seseorang. Singkatan yang dicantumkan perlu mengikuti gelar yang memang diberikan oleh perguruan tinggi.
Apa Bedanya MM dan M.M.?
MM dan M.M. berbeda dari sisi konteks penggunaan. MM kerap dipakai untuk menyingkat nama Program Magister Manajemen. Ketika yang ditulis adalah gelar akademik setelah nama, bentuk yang ditemukan pada berbagai sumber perguruan tinggi adalah M.M.
Perbedaannya terlihat pada tabel berikut.
| Konteks | Bentuk | Contoh |
|---|---|---|
| Singkatan nama program | MM | Program Magister Manajemen (MM) |
| Gelar akademik | M.M. | Andi Pratama, M.M. |
MM tanpa tanda titik tidak otomatis salah karena bentuk tersebut dapat digunakan saat merujuk pada nama program.
Untuk penulisan gelar setelah nama, gunakan bentuk gelar yang tercantum pada dokumen akademik, misalnya M.M.
Cara Penulisan Gelar Magister Manajemen
Dalam penulisan nama, gelar M.M. berada setelah nama dan dipisahkan dengan tanda koma.
Format paling sederhananya:
Nama Lengkap, M.M.
Contoh:
Irwin Andriyanto, M.M.
Jika ada lebih dari satu gelar di belakang nama, setiap gelar tetap ditulis sesuai bentuk resminya. Polanya dapat diterapkan seperti ini:
- tulis nama lengkap;
- beri tanda koma setelah nama;
- cantumkan singkatan gelar;
- bila terdapat beberapa gelar, tuliskan masing-masing sesuai gelar yang dimiliki.
Penulisan gelar dari perguruan tinggi Indonesia berkaitan dengan kaidah bahasa Indonesia. Saat mencantumkannya setelah nama, gunakan bentuk dan tanda baca sesuai kaidah serta nomenklatur gelarnya.
Contoh Penulisan Gelar M.M. Setelah Nama
Formatnya lebih mudah dipahami melalui contoh.
| Kondisi | Contoh Penulisan |
|---|---|
| Hanya gelar M.M. | Irwin Andriyanto, M.M. |
| Gelar S.E. dan M.M. | Putri Sarah Hayafizah, S.E., M.M. |
| Gelar S.Kom. dan M.M. | Irwin Andriyanto, S.Kom., M.M. |
Nama pada tabel hanya digunakan untuk memperlihatkan format penulisan.
Gelar sarjana yang ditempatkan sebelum M.M. harus sesuai dengan gelar yang benar-benar dimiliki. Seseorang yang memiliki S.Kom., misalnya, tidak menggantinya dengan S.E. hanya karena melihat contoh format yang berbeda.
Apakah Semua Lulusan S2 Manajemen Bergelar M.M.?
Tidak selalu. Kata “manajemen” pada nama program tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa gelar lulusannya pasti M.M.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa gelar akademik hanya dibenarkan dalam bentuk serta inisial atau singkatan yang diterima dari perguruan tinggi.
Nomenklatur program menjadi acuan karena program yang sama-sama berkaitan dengan manajemen dapat memiliki penamaan gelar berbeda.
Jika singkatan yang digunakan tidak sesuai, nama yang ditulis dapat berbeda dari nomenklatur akademik yang diberikan perguruan tinggi. Asumsi seperti “S2 manajemen berarti pasti M.M.” sebaiknya tidak dijadikan dasar.
Bagaimana dengan Gelar Magister Manajemen Pendidikan?
Kasus Manajemen Pendidikan memperlihatkan mengapa nama program tidak bisa langsung digunakan untuk menebak gelar.
Sumber dari beberapa perguruan tinggi menunjukkan adanya perbedaan nomenklatur.
| Program/Perguruan Tinggi | Gelar yang Dicantumkan |
|---|---|
| Manajemen Pendidikan UAD | M.Pd. |
| Manajemen Pendidikan UNNES | M.Pd. |
| Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pasundan | M.M.Pd. |
Tabel tersebut hanya menunjukkan contoh variasi. Bukan berarti seluruh Program Manajemen Pendidikan di Indonesia hanya menggunakan dua bentuk gelar itu.
Karena nomenklatur dapat berbeda, pertanyaan “gelar Magister Manajemen Pendidikan apa?” tidak dapat dijawab dengan satu singkatan untuk semua kampus. Rujukan yang lebih tepat adalah informasi program studi dan dokumen akademik dari perguruan tinggi yang bersangkutan.
Cara Memastikan Gelar yang Harus Ditulis
Jika menemukan beberapa versi gelar di internet, jangan memilih bentuk yang paling sering muncul. Prioritaskan sumber yang berhubungan langsung dengan pendidikan yang ditempuh.
Urutan pengecekannya dapat dibuat sederhana:
- Periksa ijazah. Lihat bentuk gelar yang tercantum pada dokumen akademik yang diterima.
- Buka situs resmi program studi. Banyak perguruan tinggi mencantumkan gelar lulusan pada halaman program.
- Periksa dokumen akademik kampus. Pedoman atau informasi kampus dapat membantu mengonfirmasi nomenklatur.
- Hubungi bagian akademik jika masih ragu. Langkah ini relevan ketika beberapa halaman kampus menampilkan informasi berbeda.
Patokannya tetap sederhana: gunakan gelar sebagaimana diberikan oleh perguruan tinggi yang menerbitkannya.
Kesimpulan
Untuk Program Magister Manajemen yang menggunakan nomenklatur tersebut, gelarnya ditulis M.M. setelah nama. Sementara itu, MM dapat digunakan sebagai singkatan nama Program Magister Manajemen.
Yang perlu dipastikan bukan hanya titik dan koma, tetapi juga bentuk gelarnya. Jika masih ragu, cek ijazah, halaman program studi, atau konfirmasikan kepada bagian akademik sebelum menggunakannya dalam CV maupun dokumen formal.
FAQ
Gelar Magister Manajemen disingkat apa?
Gelar Magister Manajemen pada program yang menggunakan nomenklatur tersebut disingkat M.M. Gelar ini ditempatkan setelah nama.
Yang benar MM atau M.M.?
Untuk gelar akademik setelah nama digunakan bentuk M.M., sedangkan MM dapat digunakan sebagai singkatan nama Program Magister Manajemen.
Gelar M.M. ditulis sebelum atau sesudah nama?
M.M. ditulis setelah nama dan dipisahkan dengan tanda koma. Contohnya, Andi Pratama, M.M.
Bagaimana menulis gelar S.E. dan M.M. sekaligus?
Contoh formatnya adalah Andi Pratama, S.E., M.M. Gunakan hanya gelar yang memang dimiliki.
Apa gelar Magister Manajemen Pendidikan?
Tidak ada satu jawaban yang berlaku untuk seluruh perguruan tinggi hanya berdasarkan nama program. Sumber yang diperiksa menunjukkan ada program yang mencantumkan M.Pd. dan ada pula yang menggunakan M.M.Pd., sehingga nomenklatur kampus perlu diperiksa.
Referensi
https://peraturan.bpk.go.id/
https://pascasarjana.umy.ac.id/program/magister/magister-manajemen/
https://www.ums.ac.id/id/program-studi/magister-manajemen
https://layanan-lppmp.uns.ac.id/akreditasi/prodi/s-2-manajemen












Tinggalkan komentar