5 Cara Mengatasi Bekas Gigitan Nyamuk (Bentol)

Gigitan nyamuk biasanya meninggalkan bekas di kulit berupa bentolan atau pembengkakan pada kulit yang disertai warna memerah. Reaksi yang menyertainya biasanya adalah muncul rasa gatal dan nyeri. Anak-anak kebanyakan akan menangis ketika merasakan nyeri dan gatal pada kulitnya. Kalau sudah begitu, anak-anak akan cenderung untuk menggaruk kulit yang bentol.

Menggaruk kulit memang bisa mengurangi rasa gatal, namun kegiatan seperti ini tidak dianjurkan karena akan membuat bentol menjalar ke kulit lainnya.

Penyebab Kulit Menjadi Bentol Setelah Digigit Nyamuk

Penyebab Kulit Menjadi Bentol Setelah Digigit Nyamuk

Bentol bisa didefinisikan sebagai benjolan berwarna merah sampai kehitaman yang terjadi setelah kulit digigit oleh nyamuk.

Perlu diketahui bahwa tidak semua nyamuk bisa menggigit manusia. Hanya nyamuk betina yang menggigit manusia dan menghisap darahnya. Hal itu dikarenakan nyamuk betina menghasilkan telur yang berisi calon anak-anak mereka. Untuk memberikan makan telur nyamuk, nyamuk betina mengambil nutrisi dari darah manusia.

Nyamuk punya moncong seperti jarum yang bisa menembus kulit manusia. Saat itulah nyamuk akan mengeluarkan air liur yang bisa menjaga agar darah tidak mudah menggumpal, sehingga bisa dihisap dan dimasukkan ke dalam mulut nyamuk.

Air liur nyamuk ini bagi tubuh manusia dianggap sebagai benda asing yang membahayakan tubuh. Karena itu sistem kekebalan tubuh kita akan otomatis memproduksi histamine untuk melawan protein asing tersebut.

Nah kadar histamine yang berlebih inilah yang memicu aliran darah bergerak lebih cepat dan meningkatkan jumlah sel darah putih di area gigitan nyamuk. Akibatnya timbul pembengkakan dan peradangan kulit. Tandanya kulit akan memerah dan terasa nyeri serta gatal.

Reaksi gatal dan nyeri dari pembengkakan ini bisa dianggap ringan sampai serius. Tergantung dari jenis nyamuk yang menggigit. Jika nyamuk biasa, mungkin bisa sembuh dengan sendirinya. Namun jika nyamuk demam berdarah atau nyamuk pembawa penyakit berbahaya lainnya, tentu saja bentol yang muncul tidak bisa dianggap remeh.

Cara Mengatasi Bekas Gigitan Nyamuk

Bekas gigitan nyamuk yang membengkak atau yang biasa kita sebut bentol bisa dihilangkan dengan berbagai cara. Beberapa diantaranya yaitu :

1. Berikan Kompres Dingin

Kompres dingin berguna untuk mengurangi peradangan dan rasa gatal di kulit. Masukkan beberapa es batu ke dalam plastik, lalu bungkus dengan handuk kecil. Setelah itu letakkan handuk yang berisi es batu tersebut ke area gigitan nyamuk.

Cara seperti efektif untuk menekan peradangan agar tidak menyebar. Sensasi dingin yang terasa juga bisa menahan rasa nyeri sehingga bisa diminimalisir. Kompres dingin bisa dijadikan langkah pertama setelah kulit Anda digigit nyamuk. Kalau area yang digigit banyak, bisa langsung mandi pakai air dingin.

2. Hindari Menggaruk Area Gigitan Nyamuk

Rasa gatal tidak dapat terhindarkan ketika kulit kita digigit nyamuk. Anak kecil akan langsung menggaruknya hingga peradangan menyebar kemana-mana. Karena itu menggaruk sangat tidak disarankan ketika kulit kita digigit nyamuk.

Untuk mengatasi rasa gatal yang menyerang, bisa digunakan krim anti gatal atau penghilang nyeri. Bisa juga dengan menekan-nekan area gigitan nyamuk dengan tangan dan memberinya plester.

3. Oleskan Minyak Atau Krim yang Mengandung Vitamin E

Bekas gigitan nyamuk juga bisa dihilangkan dengan mengoleskan minyak di atas kulit yang terkena gigitan. Biasanya minyak kayu putih. Selain itu dapat juga diolesi madu yang punya sifat memperbaiki kulit dan mengurangi peradangan. Lidah buaya juga efektif untuk menenangkan kulit gatal dan mempercepat penyembuhan luka.

4. Pakai Masker Buah

Bekas gigitan nyamuk yang sudah lama biasanya akan menghitam dengan sendirinya. Hal ini tentu saja membuat penampilan jadi berubah. Kepercayaan diri pun bisa berkurang kalau benjolan yang menghitam nampak banyak di sekujur tubuh.

Anda bisa menggunakan masker dari buah-buahan untuk mencerahkan kembali area yang menghitam akibat gigitan nyamuk tersebut. Buah yang bisa dipakai untuk masker biasanya adalah papaya, lemon dan tomat.

Tumbuk saja sampai halus, lalu tempelkan ke area bekas gigitan yang menghitam. Jika dilakukan rutin, warna hitam pada area bekas gigitan nyamuk akan berkurang.

5. Pakai Salep Anti Gigitan Nyamuk

Cara yang paling umum dilakukan untuk mengurangi bekas gigitan nyamuk adalah salep anti gigitan nyamuk. Salep seperti ini sudah diformulasikan sebagai anti inflamasi dan anti peradangan dan mencegah infeksi. Karenanya gigitan nyamuk yang meninggalkan bekas menghitam, bisa diatasi dengan mengoleskan salep anti gigitan nyamuk ini di area yang digigit.

Salep anti gigitan nyamuk yang direkomendasikan adalah zambuk.

Mengenal Zambuk Sebagai Salep Anti Gigitan Nyamuk

Mengenal Zambuk Sebagai Salep Anti Gigitan Nyamuk

Zambuk adalah salep yang berguna untuk mengatasi rasa gatal dan nyeri akibat dari gigitan nyamuk. Selain itu, zambuk juga dipercaya mampu mengatasi memar dan juga terkilir ringan. Kemasan salep zambuk berwarna hijau dan tersedia dalam dua kemasan. 8 gram dan 25 gram.

Bahan aktif yang terdapat dalam tiap 100 mg salep zambuk diantaranya yaitu minyak eukaliptus, minyak kapur barus, minyak thyme dan juga Colophony yang berkhasiat untuk meredakan gatal karena gigitan nyamuk, meredakan memar di kulit dan mengurangi rasa nyeri akibat luka ringan.

Oleskan saja salep zambuk pada bekas gigitan nyamuk. Jika perlu tutup dengan kasa steril agar salep bekerja lebih efektif. Setelah pemakaian, tutup kembali kemasan agar tetap steril.

Salep zambuk sangat direkomendasikan untuk mengatasi masalah gigitan nyamuk. Kemasannya yang kecil bisa dibawa ke mana saja. Tekstur salepnya juga nyaman dan lembut di kulit. Sementara formulanya, sudah dipercaya lebih dari 100 tahun. Sehingga dipercaya masyarakat untuk meredakan memar akibat gigitan nyamuk maupun serangga lainnya.

Bingung karena digigit nyamuk dan membekas di kulit. Pakai salep zambuk saja. Lembut di kulit dan efektif menghilangkan memar, gatal serta nyeri di kulit.

Tinggalkan komentar