Perencanaan keuangan adalah keterampilan yang tidak pernah diajarkan ketika seseorang duduk di bangku kuliah. Padahal, perencanaan keuangan sangat penting ketika seseorang sedang memasuki masa kariernya. Ada beberapa hal tentang perencanaan keuangan yang wajib Anda terapkan agar keuangan Anda bisa tetap sehat sampai hari tua.

Perencanaan Keuangan untuk Masa Depan

investasi, perencanaan keuangan

1. Berinvestasi

Investasi adalah cara terbaik untuk menabung. Selain kebal dari inflasi, nilai investasi juga akan semakin naik seiring berjalannya waktu. Artinya, investasi sangat cocok untuk menabung jangka panjang. Ada beberapa instrumen investasi yang bisa dicoba, antara lain emas, reksadana, saham, dan properti. Dari keempat itu, emas dan reksadana adalah yang paling mudah dilakukan.

Untuk berinvestasi emas, kini tidak perlu lagi membeli emas batangan dengan harga yang tinggi. Beberapa lembaga sudah menyediakan program menabung emas. Menabung emas bisa dilakukan dengan nominal yang sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp10.000 saja. Tentu saja dengan ini tidak ada lagi alasan untuk tidak berinvestasi emas.

Selain emas, reksadana juga bisa menjadi alternatif untuk berinvestasi. Beberapa situs marketplace pun juga sudah memberikan layanan reksadana. Anda hanya tinggal menginvestasikan mulai dari Rp 5.000 dan menunggu hasilnya. Reksadana mungkin sedikit memerlukan pengetahuan agar tidak salah dalam memilih perusahaan untuk tempat berinvestasi. Temukan tips ajaib berinvestasi ala milenial.

2. Mengenali tingkat prioritas

Secara umum, ada 3 kebutuhan manusia, yakni kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Selalu alokasikan uang Anda untuk kepentingan primer terlebih dahulu. Banyak yang terjebak oleh tawaran barang-barang tersier yang menggiurkan sehingga mereka melupakan kebutuhan primernya. Alhasil, sepeda motor baru sudah dibeli, namun bingung tidak ada sisa untuk biaya makan sehingga terpaksa berhutang.

3. Berani berkata tidak kepada ajakan yang konsumtif

Seseorang yang suka berkumpul dengan teman pasti sering pergi ke suatu tempat makan. Sayangnya, harga makanan di tempat itu bisa dikatakan mahal. Akibatnya, sekali berkumpul saja harus mengeluarkan uang sampai Rp 50.000. Padahal dalam sebulan jika teman tersebut merupakan teman dekat bisa berkumpul lebih dari 5 kali. Artinya, Rp 250.000 hilang hanya untuk nongkrong tidak penting.

Biasakan untuk melatih berkata tidak kepada ajakan-ajakan yang bersifat konsumtif. Jelaskan baik-baik bahwa Anda sedang mengatur keuangan Anda agar tetap bisa bertahan hidup. Jika teman-teman Anda benar-benar peduli dengan Anda, mereka akan memahami dan menghormati keputusan Anda. Sebagai alternatif, kumpul di restoran atau cafe bisa diganti dengan tempat yang lebih sederhana. Baca juga 7 Cafe Hits dan Instagramable di Jogja.

4. Mengatur pengeluaran

Kesalahan terbesar oleh seseorang yang tidak memiliki perencanaan keuangan yang baik adalah tidak bisa mengendalikan gaya hidup. Ketika memiliki penghasilan 2 juta per bulan, mereka hanya makan seadanya. Namun ketika gaji naik menjadi 5 juta, gaya hidupnya pun juga naik, seperti makan di tempat makan mewah dan mulai mencicil kendaraan. Hasilnya berapapun gajinya tetap tidak ada alokasi untuk menabung.

Agar tidak terjadi hal demikian, ketika menerima gaji atau pemasukan, langsung sisihkan 10% untuk disimpan, 20% untuk membayar cicilan dan hutang, dan sisanya untuk biaya hidup. Ketika naik gaji atau mengalami kenaikan penghasilan, usahakan untuk menjaga gaya hidup dan selisih kenaikan gaji dialokasikan untuk ditabung atau digunakan untuk melunasi hutang dan membayar cicilan.

5. Cari peluang bisnis

Bisnis ini tidak harus bisnis besar seperti KFC, Aqua, atau perusahaan besar lainnya. Anda bisa memulai bisnis kecil-kecilan untuk tambahan penghasilan seperti menjual makanan atau membuka warung kelontong. Jika Anda memiliki modal cukup, Anda bisa membeli barang yang bisa disewakan sehingga di waktu selanjutnya akan memberikan Anda pendapatan pasif. Temukan 5 hal penting dalam membangun bisnis online.

6. Memiliki goal keuangan bulanan

Biasakan untuk menuliskan goal atau tujuan finansial Anda setiap bulan. Misalnya pada awal bulan Anda menargetkan dapat menabung Rp 500.000. Ketika goal Anda tercapai, beri hadiah untuk diri Anda berupa makan atau berlibur. Setelah itu tingkatkan goal Anda. Hal ini akan membuat keuangan Anda semakin baik setiap bulan.

Itulah beberapa hal mengenai perencanaan keuangan yang bisa Anda terapkan. Dengan menerapkan poin-poin di atas, kesehatan finansial Anda akan selalu terjaga dan semakin baik.

 1,021 total views,  10 views today

Pin It on Pinterest

Share This